Pages

Pages - Menu

Minggu, 22 Juni 2014

PETA DAN KOMPONENNYA

  
  

PETA DAN KOMPONENNYA
1.       Pengertian Peta
Peta adalah gambaran umum (konvensional) permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan skala tertentu, dilengkapi tulisan dan symbol sebagai keterangan . sebagai gambaran konvensional, peta menggambarkan semua kenampakan yang ada diermukaan bumi, Antara lain gunung, danau, sungai, laut, dan jalan. Kenampakan – kenampakan tersebut dilukiskan atau digambarkan dengan symbol-simbol tertentu.

                Menurut international cartographic association (ICA), peta adalah gambaran atau representasi unsur-unsur kenampakan abstrak dari permukaan bumi yang berkaitan dengan permukaan bumi atau benda-benda angkasa. Peta itu digambarkan pada suatu bidang datar dan diperkecil atau diskalakan.
                Ilmu yang mempelajari tentng peta disebut kartografi, sedangkan orang yang ahli dalam bidang perpetaan disebut kartograf.

2.       Fungsi Peta
Peta dibuat untuk menyimpan data-data tentang obyek geografi dipermukaan bumi dalam bentuk gambar. Oleh karena itu peta mempunyai fungsi tertentu, Antara lain beriku ini:
a.       Menunukan posisi atau lokasi obyek geografi dipermukaan bumi.
b.      Menunjukan ukuran yang meliputi arah, jarak, dan luas suatu wilayah
c.       Menggambarkan bentuk berbagai obyek geografi dipermukaan bumi, baik fisik maupun social
d.      Menggambarkan dinamika fenomena geografi dipermukaan bumi.
3.       Jenis – jenis peta
Peta dibedakan menjadi 3  macam, yaitu:
·         Peta berdasarkan skala
a.       Peta skala besar, yaitu peta yang skalanya kurang dari  1 : 250.000
b.      Peta skala sedang, yaitu peta yang skalanya 1 : 250.000 – 1 : 500.000
c.       Peta skala kecil, yaitu peta yang skalanya lebih dari 1 : 500.000
Masing-masing peta dengan skalanya tersebut mempunyai tingkat kejelasan informasi yang berbeda- beda. Semakin besar skala peta semakin jelas informasi yang disampaikan
·         Pet berdasakan isi
Berdasarkan isinya peta dibedakan menjadi 2 macam, yaitu peta umum dan peta khusus
a.       Peta umum
Yaitu peta yang menggambarkan wilayah muka bumi tertentu beserta obyek yang ada, baik alami maupun budaya. Obyek yang tergambar dalam peta umum Antara lain danau, gunung, sungai dan jalan.
Contoh peta umum :
1)      Peta topografi, yaitu peta yang menggambarkan bentuk dan ukuran dari relief permukaan bumi
2)      Peta chorografi, yaitu peta yangmenggambarkan permukaan bumi secara umum, baik sebagaian maupun seluruhnya dengan skala kecil
b.      Peta Khusus (tematik)
Yaitu yeng menggambarkan kenampakan obyek, atau fenomena tertentu, baik fisik maupun social. Contohnya adalah :
1)      Peta geologi, yaitu peta yang menggambarkan berbagai jenis batuan dan bahan induknya pada wilayah tertentu
2)      Peta kepadatan penduduk, yaitu peta yang menggambarkan perbandingan anatar jumlah penduduk dan luas suatu wilayah
3)      Peta transportasi, yaitu peta yang menggambarkan jalur lalulintas darat , laut, atau udara pada wilayah tertentu.
4.       Komponen Peta
Peta merupakan media untuk menyimpan dan menyajikan informasi tentang rupa bumi dengan skala tertentu . sebagai media untuk menyampaiakan informasi, peta yang baik harus memenuhi syarat-syarat tertentu, Antara lain berikut ini.
a.       Menggambarkan keadaan yang sebenarnya
b.      Tidak boleh membingungkan
c.       Mudah dimengerti
d.      Rapi dan bersih
Guna memenuhi syarat peta yang baik tersebut, dalam pembuatan peta paling tidak harus mencantumkan komponen-komponen peta berikut ini.
a.       Judul
Adalah identitas peta yang menunjukan informasi yan disampaikan. Peta harus diberi judul sesuai dengan informasi yang disampaikan.
b.      Mata angin
Adalah pedoman arah pada peta berbentuk garis anak panah, terutama menunjukan arah utara. Arah mata angina perlu dicantumkan agar posisi peta dapat diketahui
c.       Skala
Adalah perbandingan antara jarak di peta dan jarak yang sebenarnya. Skala perlu dicantumkan untuk mengetahui ukuran jarak yang sebenarnya. Penulisan skala dapat berupa skala angka atau grafis.

Contoh skala angka adalah 1:50.000, artinya 1 cm di peta sama dengan 50.000 cm di lapangan. Contoh skala grafis dari skala angka adalah :
0                         1                           2                     3                       4                      5                   5cm


 
0                         0.5                        1                                                                                       2.5cm
d.      Symbol
Adalah tanda peta yng melambangkan obyek geografi dipermukaan bumi dan bersifat universal.
Symbol dibagi menjadi empat jenis, yaitu titik, garis, bidang serta huruf dan warna.
1.       Symbol titik dalam berbagai bentuk dan ukuran pada umumnya digunkan untuk melambangkan obyek geografis tertentu, baik alamiah maupun budaya (buatan manusia) Antara lain kota, gunung, Bandar udara, dan pelabuhan.
2.       Simbl garis dalam berbagai bentuk dan ukuran pada umumnya digunkan untuk melambangkan obyek geografis tertentu, baik alamiah maupun budaya (buatan manusia) yang memiliki ukuran panjang, Antara lain sungai, garis pantai, jalan raya, dan batas wilayah.
3.       Symbol bidang dalam berbagai bentuk dan ukuran pada umumnya digunkan untuk melambangkan obyek geografis tertentu, baik alamiah maupun budaya (buatan manusia)  yang memiliki ukuran luas, Antara lain sawah, rawa, danau, dan waduk.
4.       Symbol huruf dan warna pada penggunanya mempunyai aturan tertentu, yaitu :
a)      Nama tempat ditulis dengan huruf tegak berwarna hitam.
b)      Nama bentukan alam, misalnya gunung dan bukit ditulis dengan huruf miring berwarna hitam
c)       Nama wilayah perairan, misalnya sungai, danau, dan laut ditulis dengan huruf miring berwarna biru.
e.      Legenda
Legenda adalah kumpulan keterangan tentang symbol-simbol pada pata. Oleh karena itu, seorang pengguna peta harus mengetahui dan memahami legend untuk membantu memudahkanya dalam membaca peta. Penempatan legenda umumnya dibagian bawah dari ruang peta.
f.        Garis astronomis
Garis astronomis adalah garis-garis khayal yang melingkari bumis secara vertical dan garis-garis khayal yang melingkari bumi secara horizontal. Gars stronomi berfungsi untuk memudahkan dalam menunjukan lokasi absolut obyek geografi.
g.       Tahun pembutan
Tahun pembuatan peta perlu dicantumkan untuk meyakinkan kepada pengguna bahwa data yang dimuat dalam peta masih dapat digunakan. Peta-peta tematik yang sifat datanya sangat dinamis selalu mencantumkan tahun pembuatanya.
h.      Sumber
Sumber peta merupakan keterangan tentang asal dari data-data yang diinformasikan dalam peta. Sumber peta perlu dicantumkan guna meyakinkan pengguna atas keaslian data-data yang ditampilkan dalam peta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar